
Cerita orang pertama · Reza, 40 tahun · teknisi elektronik di Cirebon
Sebagai teknisi elektronik, saya terbiasa memperbaiki benda rusak. Setrika, televisi, dan kipas angin bisa saya bongkar lalu pasang kembali. Tetapi saya tidak tahu bagaimana memperbaiki percakapan di rumah yang makin singkat setelah saya mulai bermain judi online.
Awalnya saya menganggap itu hiburan sepulang kerja. Saya sering duduk di teras sambil memegang ponsel. Lama-kelamaan saya jadi kesal kalau istri mengajak bicara ketika permainan berlangsung. Saya bahkan pernah mengambil uang yang disiapkan untuk biaya sekolah anak tanpa memberi tahu siapa pun.
Suatu malam anak menunjukkan hasil gambar dari kelasnya. Saya menjawab sekenanya tanpa melihat. Besok paginya saya menemukan gambar itu di meja makan dengan tulisan kecil: “Ayah sibuk.” Saya mematung cukup lama melihat dua kata tersebut.
Saya akhirnya mengaku kepada istri tentang uang yang hilang dan pinjaman yang belum dibayar. Ia marah, dan saya tidak meminta agar langsung memaafkan. Kami menuliskan pengeluaran rumah, menyepakati batas transaksi, lalu mencari cara memperoleh dukungan ketika saya mulai gelisah.
Minggu-minggu pertama dipenuhi pertanyaan dan ketidakpercayaan. Saya berusaha menjawab tanpa membela diri. Saya meletakkan ponsel ketika makan malam, membantu anak belajar, dan memastikan kebutuhan rumah dibayar sebelum pengeluaran lain.
Ada hari ketika istri masih curiga melihat ponsel saya. Dulu saya akan tersinggung. Sekarang saya belajar mengerti mengapa kepercayaannya tidak dapat kembali hanya karena saya berkata sudah berubah. Kami mencoba berbicara pada waktu yang tenang, bukan ketika sedang bertengkar.
Hubungan kami masih dalam proses diperbaiki. Namun beberapa waktu lalu anak kembali memperlihatkan gambar baru, dan kali ini saya benar-benar melihat sampai selesai. Saya tidak dapat mengubah masa lalu, tetapi saya bisa memilih hadir hari ini.
Langkah yang bisa dipelajari
Cerita ini menggambarkan pentingnya menyadari dampak, mengurangi pemicu, memprioritaskan kebutuhan keluarga, dan mencari dukungan. Proses setiap orang berbeda dan tidak ada jaminan perubahan terjadi seketika.
